Untuk mesin pengaduk vertikal dan horizontal skala laboratorium , perbedaan intinya selaras dengan peralatan industri. Namun, untuk skenario penelitian dan pengembangan (R&D) dan uji coba percontohan, ada beberapa perbedaan spesifik yang perlu diperhatikan.
Berikut perbandingan detail keduanya pada tingkat laboratorium:
Pengaduk Horizontal Laboratorium:
Struktur: Biasanya berupa palung kecil berbentuk W yang dilengkapi dengan bilah tipe Sigma atau Z.
Karakteristik: Mengandalkan perbedaan kecepatan antara kedua bilah untuk menghasilkan gaya geser. Karena desain horizontalnya, titik mati pencampuran kecil terkadang dapat terjadi di dekat bantalan di kedua ujung palung atau di sepanjang tepi bilah.
Masalah Utama di Laboratorium: Jika aditif dalam jumlah kecil yang mahal (seperti color master atau katalis) tersebar tidak merata karena adanya area mati (dead spots), hal ini dapat menyebabkan penilaian yang salah terhadap keseluruhan formulasi.
Pengaduk Vertikal Laboratorium (biasanya tipe Planetary):
Struktur: Biasanya memiliki wadah pencampur yang dapat dilepas/diangkat, dilengkapi dengan bilah pengikis dinding dan bilah pendispersi.
Karakteristik: Bilah-bilah berputar dan berotasi secara bersamaan. Dikombinasikan dengan pengikis, material tercampur lebih merata pada tingkat mikro.
Keunggulan Laboratorium: Tidak Ada Titik Mati. Bahkan jika ukuran batch hanya beberapa ratus gram, pisau pengikis memastikan bahwa material di tepi ikut serta dalam sirkulasi, sehingga menghasilkan reproduktivitas formulasi yang lebih tinggi.
Horisontal:
Ukuran Batch Minimum: Biasanya membutuhkan volume yang relatif lebih tinggi, seringkali perlu mencapai 30%-50% dari kapasitas ruang agar bilah dapat secara efektif mengaduk material. Jika melakukan uji coba skala kecil hanya puluhan gram, pengaduk horizontal mungkin tidak dapat mengaduk secara efektif.
Pengamatan: Bagian atas wadah terbuka atau memiliki penutup, memungkinkan pengamatan langsung terhadap material yang berputar di antara bilah-bilah, yang cukup intuitif.
Vertikal:
Ukuran Batch Minimum: Menawarkan kemampuan adaptasi yang lebih besar. Karena mata pisau dimasukkan dari atas, selama mata pisau bagian bawah tertutup, sampel yang sangat kecil (misalnya, 500ml atau bahkan kurang) dapat diproses.
Pengamatan: Karena berbentuk kaleng silinder dengan bilah di dalamnya, pengamatan biasanya memerlukan pengangkatan kaleng atau melihat melalui jendela transparan; tidak langsung terlihat seperti jenis horizontal.
Horisontal:
Meskipun peralatan laboratorium kecil lebih mudah dibersihkan daripada mesin skala industri, strukturnya secara inheren memiliki celah (retakan) antara bilah dan dinding wadah. Jika sejumlah resin epoksi atau karet silikon dengan viskositas tinggi diproses, pembersihan dapat memakan waktu cukup lama, yang berpotensi menunda eksperimen selanjutnya.
Vertikal:
Keunggulan Laboratorium Inti: Seringkali memiliki desain pencampur tipe terpisah/yang dapat dilepas .
Anda dapat menyiapkan beberapa kaleng pencampur identik. Setelah menyelesaikan satu batch, cukup lepaskan kaleng yang sudah terpakai dan ganti dengan yang berikutnya, sehingga mesin dapat segera mulai bekerja pada formulasi selanjutnya. Pembersihan terbatas pada masing-masing kaleng, dan gelas plastik sekali pakai bahkan dapat digunakan sebagai pelapis untuk eksperimen dengan volume sangat kecil, sehingga secara signifikan meningkatkan efisiensi laboratorium.
Horizontal: Pengaduk horizontal laboratorium biasanya juga memiliki pemanas/pendingin berjaket. Namun, karena segel ujung poros, risiko kebocoran kecil selama operasi suhu tinggi dan vakum tinggi yang berkepanjangan sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan model vertikal.
Vertikal: Karena penggeraknya terletak di bagian atas, kinerja penyegelan dinamisnya sangat baik . Saat melakukan deaerasi vakum tinggi di laboratorium (misalnya, untuk bubur baterai litium, perekat konduktif termal), pengaduk vertikal dapat lebih mudah mencapai vakum di bawah -0,098MPa, sehingga gelembung udara dapat dihilangkan dengan lebih menyeluruh.
Horizontal: Pengaduk horizontal laboratorium kecil biasanya dirancang untuk dimiringkan , di mana wadahnya diputar secara manual untuk menuangkan bahan.
Vertikal: Biasanya dirancang untuk mengangkat + memiringkan , atau hanya untuk memindahkan wadah pencampur. Untuk material dengan viskositas sangat tinggi, pengaduk vertikal yang dikombinasikan dengan pengangkatan hidrolik memudahkan pengambilan sampel tanpa merusak struktur material.
Pilih Mesin Pengaduk Horizontal Laboratorium jika:
Anda perlu mensimulasikan jalur produksi horizontal yang sudah ada (validasi peningkatan skala).
Viskositas material sangat tinggi (misalnya, campuran karet, plastik dengan kandungan pengisi tinggi).
Anda perlu mengamati keadaan aglomerasi dinamis material di antara bilah-bilah tersebut.
Pilih Mesin Pengaduk Vertikal Laboratorium jika:
Anda sering mengubah formulasi atau warna (kemudahan pembersihan adalah yang terpenting).
Bahan-bahannya mahal atau ukuran batch-nya kecil (beberapa gram hingga beberapa ratus gram).
Anda memiliki persyaratan tinggi untuk penghilangan udara dan vakum tinggi (misalnya, perekat, salep farmasi).
Anda memerlukan pemrosesan bebas kontaminasi logam (keramik presisi, material elektronik).